Ganjar Sumringah Temukan Produk Penganan dari Tepung Mocaf

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terlihat begitu senang dan sumringah saat mengunjungi stand pameran dalam acara Musrenbangwil se-Eks Keresidenan Banyumas di Purbalingga, Selasa (12/3/2019). Pada stand-stand yang didominasi produk olahan masyarakat itu, Ganjar menemukan aneka produk olahan yang begitu menarik dan berkualitas internasional.

Selain produk wig atau rambut palsu dan knalpot yang memang terkenal di Purbalingga dan sekitarnya, sejumlah produk lainnya juga turut dipamerkan. Ada produk olahan makanan, kerajinan tangan, kesenian dan olahan produk pertanian.

Dari sekian produk yang dipamerkan, suami Siti Atikoh ini menemukan aneka penganan yang terbuat dari tepung Mocaf atau Modified Cassava Flour, tepung yang diolah dari ubi kayu atau singkong. Dia begitu senang, karena impiannya sejak lama bahwa masyarakat tidak hanya tergantung pada tepung gandum kini perlahan terwujud.

“Ini dari tepung singkong ya, tepung Mocaf kan? Ini keren, apalagi ini bisa diolah menjadi banyak produk. Hari ini saya senang karena ada produk dari tepung Mocaf, hasil dari pertanian kita,” kata Ganjar.

Selain menjual tepung Mocaf murni, stand dari Rumah Mocaf Banjarnegara itu juga menjual aneka olahan makanan seperti mi kering, beras analog, chicken Mocaf, aneka kue dan banyak lagi produk lainnya.

“Inilah yang saya harapkan sejak dulu, adanya diversifikasi pangan. Jadi tidak hanya tergantung pada satu jenis bahan makanan, namun bisa mengolah dari bahan lain,” terang Ganjar.

Selama ini lanjut dia, makanan favorit orang Indonesia berasal dari tepung gandum. Sementara gandum tidak tumbuh di Indonesia sehingga pemerintah selalu impor produk makanan ini.

“Padahal Indonesia ini kaya akan produk hasil pertanian. Sebenarnya banyak hasil pertanian kita yang bisa diolah menjadi tepung untuk menggantikan atau setidaknya mengurangi penggunaan tepung gandum ini,” tukasnya.

Sementara itu, Manager Rumah Mocaf Banjarnegara, Wahyu Budi Utami mengatakan, tepung Mocaf merupakan tepung yang terbuat dari fermentasi singkong. Tepung ini memiliki banyak keunggulan dibanding dengan tepung terigu yang biasa ditemui di pasaran.

“Banyak keunggulan dari tepung Mocaf ini. Pertama tinggi serat sehingga tepat bagi mereka yang menerapkan pola hidup sehat untuk diet. Juga 100 persen glutten free atau tidak mengandung gula sama sekali, sehingga sangat cocok dikonsumsi penderita diabetes, Autis atau penyakit intoleransi terhadap glutten lainnya,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, tepung Mocaf juga mengandung fitoesteron yang dapat mencegah menopous. Tepung ini juga rendah kadar glikemik serta mengandung 100 persen bahan organik. “Selain baik untuk kesehatan, tepung Mocaf ini juga berasal dari hasil pertanian Indonesia, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan lokal,” tegasnya.

Produk-produk dari tepung Mocaf sudah dipasarkannya ke berbagai daerah. Selain di pasar Jateng, DIY dan Jabodetabek, tepung juga dipasarkan ke pasar internasional. “Kami pernah mengikuti pameran di Australia dan Malaysia. Alhamdulillah laku keras dan sampai sekarang banyak yang pesan karena kami juga menjual secara online,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *