Rumah Mocaf : Membangun Bisnis dari Potensi Desa

MEMBANGUN BISNIS DARI POTENSI DESA

@riza

Rumah Mocaf sejatinya lahir sebagai upaya untuk mengangkat pangan lokal khususnya singkong dan memberdayakan para petani yang menanamnya.
 
Pada tahun 2014-2016, banyak petani singkong yang merugi karena harga singkong yang turun drastis hampir seperlima dari harga normal. Akibatnya banyak petani yang memilih tidak memanen singkongnya hingga membusuk di ladang, bahkan tidak sedikit yang meninggalkan ladangnya untuk merantau ke kota.
 
Setelah mempelajari permasalahan ini, founder Rumah Mocaf yaitu kak Riza memutuskan untuk membangun bisnis yang bertujuan menggerakkan perekonomian pedesaan. Insiatif ini kemudian diwujudkan dengan dibangunnya Rumah Mocaf sebuah industri pengolahan singkong menjadi mocaf (modified cassava flour) yang berbasis sociopreneurship dan demokratisasi ekonomi.
 
Rumah Mocaf bergerak bersama petani singkong, kelompok wanita tani, dan pemuda Banjarnegara untuk menghasilkan produk mocaf berkualitas untuk keluarga Indonesia.
Konsep inilah yang dipaparkan oleh kak Riza pada “Rapat Strategi Pengembangan Ubi Kayu dan Peluang Pengembangan dalam Bentuk Korporasi” dari Kementerian Pertanian di pendopo Kabupaten Banjarnegara. Pada momen ini Kak Riza menekankan bahwa kunci bisnis sociopreneurship adalah pentingnya membangun keseimbangan antara profit dan kesejahteraan masyarakat yang terlibat.
 
Melalui Rumah Mocaf, kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa singkong mengandung banyak kebaikan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Beberapa sumber bahkan menyebutkan singkong sebagai “the new superfood” karena kaya akan kandungan nilai gizinya seperti karbohidrat kompleks, serat, kalsium, dan protein. Yuk dukung pangan lokal! Yuk dukung juga Mocafine. ~ (tami)
 
.
 
Baca Juga :
 
Monitor co.id : Pola Pengembangan Mocaf Banjarnegara patut di Tiru
 
Media Indonesia :
 
Radar Selatan
 
Makassar Tribun Newss
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *